Selamat datang di Breaking News In Blog Ardyan
Showing posts with label Berita Nusantara. Show all posts

AS dan Korsel Gelar Latihan Militer Bersama di Pasifik Barat



Liputan6.com, Washington, DC - Amerika Serikat dan Korea Selatan memulai latihan angkatan laut bersama pada Sabtu 11 November di bagian barat Pasifik. Latihan itu melibatkan tiga kapal induk AS. 

Para pejabat militer mengatakan latihan bersama itu untuk memberikan peringatan kepada Korea Utara.

Latihan empat hari yang dimulai di perairan pantai timur Korea Selatan berlangsung bersamaan dengan kunjungan Presiden Donald Trump ke Asia yang didominasi dengan pembahasan ancaman nuklir Korut.

Tiga kapal induk Amerika, USS Ronald Reagan, USS Theodore Roosevelt dan USS Nimitz, akan berurutan memasuki wilayah latihan selama latihan berlangsung hingga Selasa, kata Kepala Staf Gabungan Korsel. Demikian seperti dikutip dari VOA Indonesia pada Senin (13/11/2017).

Ketiga kapal induk ini akan berlatih bersama-sama pada Senin ini, kata seorang pejabat militer Korea Selatan yang enggan disebut namanya.

Latihan gabungan AS dan Korsel bertujuan untuk meningkatkan kemampuan operasi gabungan dan serangan udara. Selain itu, "Latihan akan memperlihatkan kemauan dan kesiapan militer yang kuat untuk mengalahkan setiap provokasi Korea Utara dengan kekuatan yang dominan pada saat terjadi krisis," kata militer Korsel dalam pernyataannya.

Latihan ini juga akan diikuti oleh 11 Kapal Aegis AS dan tujuh kapal Angkatan Laut Korsel termasuk kapal-kapal Aegis. Teknologi Aegis merujuk pada misil pertahanan.

Menurut Armada ke-7 Angkatan Laut AS, ini adalah yang pertama kali sejak latihan di dekat Guam pada 2007 di mana tiga kapal induk AS latihan bersama di kawasan Pasifik Barat.

Tiga kapal induk AS itu juga turut dalam latihan terpisah pada Minggu 12 November bersama kapal perang perusak Jepang.
Read more

Menanti Kehadiran Setya Novanto di KPK




Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemanggilan terhadap Ketua DPR Setya Novanto sebagai saksi dalam kasus korupsi e-KTP hari ini, Senin (13/11/2017). Dia akan menjadi saksi untuk tersangka kasus e-KTP Direktur Utama PT Quadra Solition Anang Sugiana Sudihardjo (ASS).

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, surat panggilan untuk Setya Novanto sudah dilayangkan. Pemanggilan tersebut dibutuhkan pasca-penahanan terhadap Anang beberapa hari lalu.

"Setelah penahanan ASS, penyidik masih perlu lakukan pemeriksaan intensif untuk tersangka ASS tersebut," kata Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Minggu 12 November 2017.

Ketua Umum Partai Golkar itu juga sudah pernah dipanggil sebagai saksi untuk Anang, pada 30 Oktober 2017 dan 6 November 3017. Namun, saat itu Novanto mangkir dari panggilan KPK.

Sementara itu, Setya Novanto yang kembali dijadikan tersangka kasus e-KTP memastikan akan mengikuti semua proses hukum di KPK. Ketua DPR RI ini berharap, semua proses hukum yang akan dijalaninya berjalan lancar.

"Ya semua mekanisme hukum saya ikuti sebaik-baiknya dan kita harapkan semuanya bisa berjalan lancar," kata Setya Novanto di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Minggu 12 November 2017.

Saat ditegaskan apakah nanti juga akan hadir jika dipanggil KPK, Setya Novanto belum bisa memastikannya. Ia mengaku akan mengkaji dulu penetapan tersangkanya tersebut.
"Kita lihat nanti kita sedang kaji semua yang berkaitan dengam masalah hukum," ujar dia.

Akan Panggil Paksa?

Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi memperbolehkan kliennya untuk tidak memenuhi panggilan dari penyidik KPK sebagai saksi kasus e-KTP. Padahal, Novanto telah dua kali mangkir dari panggilan penyidik sebagai saksi untuk tersangka Anang Sugiana Sudihardjo.

Lantas, apakah nantinya KPK akan memanggil paksa Setya Novanto jika kembali mangkir?
"Panggilan Senin, 13 November 2017 masih sebagai saksi. Sudah kita sampaikan secara patut di hari kerja beberapa hari kemarin. Sejauh ini belum ada pemanggilan paksa," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Minggu.

Kendati begitu, Febri menyatakan, sebagai Ketua DPR RI seharusnya Setya Novanto memberikan contoh baik dengan memenuhi panggilan aparat penegak hukum.

"Semestinya tentu pimpinan lembaga negara yang terhormat memberikan contoh baik mematuhi panggilan penegak hukum," ujarnya.

Sementara itu, sai diperiksa oleh penyidik pada Kamis, 9 November 2017, Anang yang merupakan tersangka kelima kasus e-KTP langsung ditahan oleh KPK. Anang ditahan di Rutan Guntur selama 20 hari kemudian.

Pada proyek e-KTP, PT Quadra Solution yang dipimpin Anang merupakan salah satu perusahaan yang ikut dalam konsorsium PNRI. PNRI merupakan pemenang lelang proyek senilai Rp 5,9 triliun.

Read more

Pamor Real Madrid Lebih Mentereng ketimbang Juventus



 From Liputan6.com, Cardiff - Duel Juventus lawan Real Madrid di final Liga Champions, di Stadion Nasional, Cardiff, menjanjikan laga seru bagi khalayak sepak bola dunia. Itu karena kedua tim memiliki nama besar masing-masing.

Tak heran, pertemuan kedua klub raksasa Eropa tersebut menjadi tontonan yang tak boleh terlewatkan begitu saja. Namun, jika melihat catatan prestasi, Real Madrid memiliki 'kadar lebih tinggi' dibanding Juventus.

Seperti dilansir UEFA, Juventus tergolong minor dari Real Madrid dalam urusan penampilan dan pencapaian di Liga Champions. Satu yang mencolok, pertemuan kedua bakal menjadi yang ke-19 kalinya di antara mereka dalam seluruh pertarungan di pentas Eropa.

Kondisi tersebut membuat perjumpaan Juventus dan Real Madrid berada pada posisi kedua rivalitas di kancah Eropa. Pertemuan mereka hanya kalah dari Bayern Munchen versus Real Madrid, yang sudah 24 kali bertemu di zona Eropa.

Sisi seimbang yang menonjol adalah rekor pertemuan kedua tim. Juventus dan Real Madrid sama-sama mengoleksi delapan kemenangan dan dua partai berakhir seri. Uniknya, mereka baru sekali bertemu di partai puncak, yakni pada final Liga Champions 1998. Saat itu, gol tunggal bomber Real Madrid, Predrag Mijatovic membuat Juventus tersungkur.

Praktis, di luar sisi tersebut, Real Madrid lebih besar dibanding Juventus. Real Madrid berhasil melaju ke final Piala / Liga Champions untuk kali ke-15. Pencapaian tersebut lebih banyak empat kesempatan dari AC Milan. Pada kesempatan tersebut, Real Madrid mengoleksi sebelas trofi atau 79 persen.

Final di Cardiff menjadi penampilan ketiga bagi Real Madrid pada empat musim terakhir. Tahun ini, Real Madrid memiliki kesempatan menyamai AC Milan, yakni gelar back to back. AC Milan pernah meraih prestasi langka tersebut pada Piala Champions 1989 dan 1990.

Komentar Allegri

Pelatih Juventus, Massmiliano Allegri sadar dengan kondisi tersebut. Namun, ia percaya anak asuhnya bakal bertempur hebat dan membawa gelar juara seperti pada 1996.
"Kami sudah bekerja keras mempersiapkan tim sejak awal musim. Itu yang akan membuat kami membawa pulang trofi juara. Partai ini tak akan mudah karena Real Madrid adalah sang juara bertahan," kata Allegri.
Sang allenatore tak berkecil hati. Allegri akan membawa modal tersebut guna menekuk Real Madrid, sekaligus menggagalkan back to back. "Kami sudah melakoni perjalanan hebat, dan akan menggunakan seluruh elemen yang mungkin saja tak dimiliki Real Madrid," tegas Allegri. (Artikel asli ditulis oleh Nurfahmi Budi/Bola.com)
Read more

5 Negara yang meraup untung dari kekayaan alam Indonesia


1. Amerika Serikat
Di bidang tambang dan pengelolaan blok migas, Amerika Serikat merupakan salah satu pemain utama di Indonesia.

Tentu masyarakat sangat familiar dengan Freeport McMoran, perusahaan tambang yang mengelola lahan di Tembagapura, Mimika, Papua. Produksi tambang itu per hari mencapai 220.000 ton biji mentah emas dan perak.

Selain Freeport, masih ada Newmont, perusahaan asal Colorado, Amerika, yang mengelola beberapa tambang emas dan tembaga di kawasan NTT dan NTB. Tahun lalu, setoran perusahaan ke pemerintah mencapai Rp 689 miliar, sudah mencakup semua pajak, dari keuntungan total mereka. Jika dari NTT saja, pada 2012 pendapatan Newmont mencapai USD 4,17 juta.

Belum lagi sederet operator migas yang rata-rata kelas kakap sebagai mitra pemerintah mengelola blok migas. Chevron, memiliki jatah menggarap tiga blok, dan memproduksi 35 persen migas Indonesia.

Disusul ConocoPhilips yang mengelola enam blok migas. Perusahaan yang telah 40 tahun beroperasi di Indonesia ini merupakan produsen migas terbesar ketiga di Tanah Air. Lalu, tentu saja ExxonMobil yang bersama Pertamina menemukan sumber minyak 1,4 miliar barel dan gas 8,14 miliar kaki kubik di Cepu, Jawa Tengah.

2. China

Negeri Tirai Bambu sangat aktif mencari sumber energi non-migas dari negara lain, termasuk Indonesia. Salah satu investasi besar mereka di Tanah Air adalah bidang batu bara. Selain itu, SDA seperti nikel dan bauksit juga diincar perusahaan-perusahaan China.

Perusahaan tambang skala menengah dan besar China bergerak di seluruh wilayah. Mulai dari Pacitan, Jawa Timur, sampai Pulau Kabaena, Sulawesi Tenggara. Salah satu perusahaan besar adalah PT Heng Fung Mining Indonesia yang berinvestasi di bidang nikel, di Halmahera, Maluku, dengan target produksi bisa mencapai 200 juta ton.

PetroChina, perusahaan migas pelat merah China juga mengelola beberapa blok. Salah satu yang baru ini tersorot adalah 14 blok di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, yang disegel pemerintah setempat karena persoalan CSR.

3. Inggris

British Petroleum (BP) adalah operator lama sektor migas di Indonesia. Mengelola blok gas Tangguh di Papua, lewat anak perusahaan BP Berau, investasi terbaru perusahaan asal Inggris itu di blok tersebut mencapai USD 12,1 miliar.

BP mengelola Blok Tangguh Train III, dengan 60 persen jatah mereka dapat diekspor ke Asia Pasifik, sementara 40 persen disalurkan ke Indonesia.

Pasokan gas yang dibutuhkan PLN juga akan disalurkan oleh BP. Kerja sama strategis tersebut tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) pasokan gas alam cair untuk pembangkit milik PLN sebesar 230 mmscfd.

Perusahaan dan investor lain asal Inggris saat ini sedang mengincar sektor sumber daya alam strategis lainnya. Khususnya di bidang industri ramah lingkungan.

4. Prancis

Perusahaan migas asal Negeri Anggur, Total, sudah bermitra cukup lama dengan pemerintah Indonesia.

Total E&P Indonesie mengelola blok migas Mahakam, Kalimantan Timur. Total bekerjasama dengan Inpex Corp dalam mengelola blok Mahakam. Total mengendalikan 50 persen saham di blok tersebut dan Inpex sisanya.

Pada 2008, Total mengajukan proposal untuk memperpanjang kontrak karena ingin melakukan investasi lebih lanjut. Total memproyeksikan Blok Mahakam pada 2013 memberikan pendapatan US$ 8,92 miliar.

Selain Total, perusahaan Prancis lain, Eramet, berinvestasi di kawasan timur Indonesia. Eramet beroperasi di Indonesia melalui kepemilikan saham pada PT Weda Bay Nickel di bawah konsorsium Strand Mineralindo.

Investasi proyek pengolahan dan pemurnian (smelter) bahan tambang di Halmahera Utara, Maluku tersebut mencapai US$ 5 miliar (Rp 50 triliun) dengan kapasitas 3 juta ton per tahun.

5. Kanada

Canadian International Development Agency (CIDA) mengembangkan 12 proyek di Sulawesi saja, semuanya berhubungan dengan pengelolaan sumber daya alam.


Sheritt International dan Vale juga membuka tambang di Indonesia. Khusus Vale, investasi di Sulawesi Tengah mencapai USD 2 miliar.

Melalui Nico Resources yang menjadi perpanjangan tangan perusahaan migas Calgary asal Kanada, kini ada 20 blok yang dikelola, pengelola blok terluas di Indonesia.



Dikutip dari : merdeka.com
Read more

Zaman Soekarno dan Soeharto tak ada kata maaf untuk Malaysia


Kebakaran hutan di Riau tak hanya menimbulkan persoalan di dalam negeri. Pasalnya, kabut asap yang membumbung tinggi ke udara juga sampai ke wilayah Singapura dan Malaysia.

Akibatnya, dua negara tetangga itu melancarkan protes kerasnya ke Indonesia. Mereka tak terima wilayahnya disesaki kabut asap hasil kebakaran hutan di Riau.

Hal ini sontak menuai komentar dari berbagai kalangan di Tanah Air. Intinya mereka mengecam protes dari Singapura dan Malaysia.

Sebab, dua negara itu dinilai hanya mau enaknya sendiri. Mereka tak pernah mengucapkan terima kasih atas suplai oksigen yang dihasilkan hutan-hutan di Indonesia. Namun, saat terjadi kebakaran hutan dan terkena polusi asap kedua negara itu getol mempermasalahkan, bukan memberi bantuan.

Namun hal berbeda ditunjukkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Orang nomor satu di Indonesia itu justru secara khusus meminta maaf kepada Singapura dan Malaysia. SBY menegaskan, pemerintah Indonesia akan berupaya untuk menangani kebakaran hutan di wilayah Sumatera yang asapnya sampai ke kedua negara tersebut.

"Meminta maaf dan meminta pengertian saudara-saudara kita di Malaysia dan Singapura. Tentu tidak ada niat dari Indonesia atas apa yang terjadi ini," kata Presiden SBY dalam keterangan persnya di Kantor Presiden Jakarta, Senin (24/6).

Sikap SBY meminta maaf ke Singapura dan Malaysia langsung menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan. Kebanyakan pihak menilai, sikap SBY tersebut seperti menandakan Indonesia lemah di mata Malaysia dan Singapura. 

Padahal, ada dugaan penyebab kebakaran hutan tersebut pelakunya adalah perusahaan Malaysia sendiri, seperti diungkapkan Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya beberapa waktu lalu.

Dulu di zaman Presiden Soekarno pantang bagi Indonesia mengucapkan permohonan maaf kepada Malaysia. Bung Karno bahkan tak segan-segan mengirimkan tentara melawan Malaysia.

Pada 1962, Indonesia sempat berkonfrontasi dengan Malaysia. Penyebabnya, Malaysia hendak menggabungkan Brunei, Sabah dan Sarawak ke dalam Federasi Malaysia yang tidak sesuai dengan Persetujuan Manila.

Hal itu sontak mendapat penolakan dari Presiden Soekarno . Pemimpin besar revolusi itu bahkan menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk neo-kolonialisme dan imperialisme gaya baru yang akan mengancam kemerdekaan Indonesia.

Dengan lantang, sang proklamator saat itu menyebut Malaysia sebagai boneka Inggris dan konsolidasi Malaysia hanya akan menambah kontrol Britania di kawasan tersebut. Singkat cerita, amarah Presiden Soekarno terhadap Malaysia pun meledak. 

Soekarno tak terima demonstrasi anti-Indonesia di Malaysia menginjak-injak lambang negara Indonesia. Bung Karno akhirnya mengirimkan tentara dan menyerukan kepada seluruh bangsa Indonesia untuk mengganyang Malaysia. 

Bung Karno mengobarkan Dwi Komando Rakyat (Dwikora) untuk berperang di perbatasan Sabah dan Serawak tahun 1963. Sejak itulah semboyan 'ganyang Malaysia' menjadi populer.

Di era Presiden Soeharto hubungan Indonesia dengan Malaysia menjadi lebih baik ketimbang di zaman Presiden Soekarno . Isu 'negara serumpun' mampu mengubah hubungan kedua negara menjadi lebih akrab.

Hubungan Presiden Soeharto dan Perdana Menteri Tun Mahatir bin Mohamad saat itu sangat baik. Mahatir sangat menghormati Presiden Soeharto . Apalagi saat itu Indonesia di ASEAN dikenal sebagai 'The Big Brother' atau kakak tertua yang dihormati. 

"Kita tidak boleh membandingkan Indonesia dengan Malaysia. Indonesia adalah negara yang luas dengan banyak pulau, jumlah penduduk yang besar dengan suku-suku yang dimiliki. Sedangkan Malaysia adalah negara kecil sehingga kami lebih mudah mengurus sesuatu. Jadi kejayaan Pak Harto lebih besar dibandingkan kejayaan di Malaysia," kata Mahatir dalam buku 'Pak Harto The Untold Stories' terbitan Gramedia Pustaka Utama.

Akankah Malaysia menghormati Indonesia lagi sebagai sebuah negara besar dengan pemimpin besar seperti dulu kala?



Dikutip dari : merdeka.com

Read more

BI: Pulau Sipadan-Ligitan Lepas akibat Tak Ada Rupiah



JAKARTA - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Ronald Waas mengatakan, pendistribusian uang kartal ke pulau-pulau terluar di Indonesia sangat penting dilakukan saat ini. 

Pasalnya, Indonesia pernah kehilangan dua pulau yakni Sipadan dan Ligitan karena ketiadaan mata uang rupiah di daerah tersebut.

"Kita pernah kehilangan dua pulau, Sipadan dan Ligitan. Saat itu yang menjadi pertimbangan Mahkamah Internasional hanya satu poin yaitu transaksi di sana tidak menggunakan rupiah, tapi mata uang negara tetangga," kata Ronald Waas di Gedung BI, Jakarta, Rabu (5/6/13).

Saat ini, BI telah membangun kerja sama dengan kementerian dan lembaga lain untuk bisa mendistribusikan rupiah ke daerah-daerah pelosok, khususnya perbatasan, dengan aman dan efisien, sehingga di sana ada kecukupan penggunaan rupiah.

"Saat ini, kami sudah kerja sama dengan TNI Angkatan Laut untuk distribusinya. Karena kalau menggunakan ekspedisi komersial, distribusinya bisa tertunda karena masalah teknis," jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, BI dapat membawa Rp15-20 miliar uang kartal dengan beragam pecahan ke daerah pelosok dan membuka kesempatan bagi masyarakat di sana untuk menukar uang lusuh yang masih berlaku.

Ronald mengatakan, pihaknya telah melakukan dsitribusi ke Pulau Miangas, Kepulauan Natuna, melalui jalur Batam, dan perbatasan di Papua.

Lebih jauh ia berharap pihaknya dapat memperluas kerja sama distribusi uang kartal dengan TNI Angkatan Udara, karena distribusi dengan bantuan TNI AL belum dapat menjangkau daerah-daerah tak memiliki pantai seperti di perairan Papua.

Dikutup dari : okezone.com
Read more

Inilah Alasan Kenapa Harga BBM Harus Naik

Inilah Alasan Kenapa Harga BBM Harus Naik


Polemik tentang rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terus bergulir. Beberapa fraksi ada yang menolak, tapi tak sedikit pula yang mendukung.

Salah satu pendukung rencana kenaikan harga BBM ini adalah fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Apa pertimbangan harga BBM harus dinaikkan?

Sekretaris Jenderal PPP M Romahurmuzy mengungkapkan, setidaknya ada lima alasan mengapa subsidi BBM harus dikurangi dengan konsekuensi harga yang menjadi lebih mahal.

Pertama, harga BBM bersubsidi Rp 4.500 terlalu murah, jauh berbeda dengan harga BBM industri yang mencapai Rp 9.300. Harga BBM Indonesia juga termurah di kawasan ASEAN. Harga BBM Indonesia sangat murah jika dibandingkan misalnya dengan Vietnam (RON 92) Rp 15.553; Laos Rp 13.396; Kamboja Rp 13.298; dan Myanmar Rp 10.340.

"Bahkan harga BBM bersubsidi Indonesia adalah yg termurah di dunia untuk ukuran negara net importer. Hal ini merangsang penyelundupan, baik kepada sektor industri/pertambangan, maupun penyelundupan ke luar negeri," kata Romahurmuzy dalam siaran persnya, Selasa (4/6/2013).

Romy, panggilan Romahurmuzy, menjelaskan, kuota BBM bersubsidi yang ditetapkan DPR bersama pemerintah setiap tahunnya selalu terlampaui sehingga disinyalir jebolnya kuota ini karena penyelundupan di mana-mana.

"Alasan kedua, harga BBM fosil yang murah, menghambat munculnya energi alternatif. Bahan bakar nabati, baik berbasis etanol maupun CPO, tidak bisa bersaing. Bahan bakar alternatif seperti gas tidak berkesempatan tumbuh karena harganya relatif dekat dengan BBM bersubsidi," ungkap Romy.

Ketiga, lanjutnya, sejak awal dekade 2000, Indonesia telah beralih status dari negara eksportir menjadi net importir minyak. Dengan importasi BBM dan minyak mentah yang mencapai lebih sepertiga dari kebutuhan nasional, harga BBM nasional sangat bergantung pada harga internasional.

"Akibat impor BBM yang terus naik, defisit fiskal membengkak sehingga mengancam neraca pembayaran," ujarnya.

Keempat, Romy memaparkan, subsidi BBM yang berlangsung selama ini tidak sesuai ketentuan UU 30/2007 tentang Energi. Di dalam Pasal 7 Ayat (2) disebutkan bahwa subsidi disediakan untuk kelompok masyarakat tidak mampu. Namun kenyataannya, subsidi BBM dinikmati lebih 70 persen oleh kelas menengah pemilik mobil pribadi dan sepeda motor bersilinder tinggi.

"Pengurangan subsidi BBM yang disertai kompensasi kepada masyarakat golongan ekonomi terlemah dimaksudkan untuk membenahi subsidi yang salah sasaran itu," imbuh Romy.

Alasan terakhir, Romy menuturkan, seperlima APBN telah tersedot untuk subsidi energi yang bersifat konsumtif. Hal ini membuat ruang gerak belanja negara untuk sektor produktif yang lebih bersifat jangka panjang menjadi terbatas.

"Akibatnya daya saing yang tercipta di pasar internasional semu, didominasi oleh produk mentah yang mengandalkan buruh murah dan harga energi yang murah. Padahal murahnya harga energi karena disubsidi," ucapnya.

Dengan sejumlah alasan tersebut, papar Romy, rasionalisasi kenaikan harga BBM bersubsidi adalah untuk kemaslahatan anak cucu. Oleh karena itu, Romy meminta keputusan kenaikan harga BBM jangan dipersoalkan, dipolitisasi berlebihan, apalagi dijadikan panggung mencari simpati dan dukungan menjelang hajat pemilu lima tahunan.

"Bagi PPP, lebih baik kita katakan kebenaran itu, meski pahit. Di antara tugas pemimpin politik adalah membangun optimisme dan harapan untuk sebuah arah di masa depan, bukan terus mengeksploitasi dan memanipulasi dukungan publik untuk realitas semu yang penuh agumentasi menipu," tukasnya.

Dikutip dari : kompas.com

Read more

Awas Hati-hati Nikah dengan Orang Luar Negeri

Awas Hati-hati Nikah dengan Orang Luar Negeri

selasa , 28 Mei 2013
 Jaringan peredaran narkoba antar negara memanfaatkan ikatan pernikahan untuk malancarkan aksi distribusinya. Perempuan Indonesia diminta waspada kepada orang asing yang hendak menikahinya.

 Modus itu, kata Kepala Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim AKBP Basuki Effendy, seperti yang dilakukan tersangka SE, ibu hamil yang Tertangkap membawa3,3 kilogram sabu-sabu saat di Bandara Internasional Juanda, surabaya, pekan lalu.

"SE ternyata wanita Indonesia yang dinikahi warga Nigeria yang tinggal di singapura," katanya saat dikonfirmasi.

Mereka saat ini sudah sangat sistematis membangun jaringan, tidak hanya berbasis kurir, tetapi juga memanfaatkan jaringan keluarga. "Bandar -bandar narkoba luar negeri biasanya datang ke Indonesia, menetapkan sekian lam, kemudian mendekati perempuan Indonesia dan menikah," ujarnya.

SE diamankan petugas keamanan Bandara Internasional Juanda Surabaya setelah mendarat dengan pesawat Slik Air Jurusan Singapura-Jakarta  yang transit di Surabaya. Serbuk haram itu oleh SE disimpan dalam dinding koper yang dibawa dan terdeteksi melalui pemeriksaan sinar-x, di ikuti dengan pembuktian oleh petugas keamanan Bandara Juanda dan Bea Cukai.

Tersangka akan dijerat dengan pasal 102 Undang-Undang Kepabeanan Nomor 17 Tahun 2006 dan pasal 113 Ayai (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 15 tahun kurungan dan denda maksimum Rp 10 milyar.
Read more

POLITIK

ISU-ISU POLITIK DI INDONESIA YANG MENGANCAM PERTAHANAN NASIONAL
“KUDETA” Presiden SBY-BUDIONO 



1.ISU-ISU YANG BERKEMBANG

       Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia (MKRI) akan menggelar demonstrasi serentak di seluruh Indonesia hari ini (25/3). Meski sempat mengkhawatirkan aksi ini sebagai upaya 'kudeta', Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
       Rencana Kudeta diprakarsai MKRI (Majelis Kedaulatan Rakyat) dengan tokoh-tokohnya antara lain Ratna Sarumpaet, Adie M Massardi, Erwin Usman, Neta S Pane, dan Haris Rusli itu berakhir dengan aksi damai bagi-bagi sembako di depan kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta. Ketua MKRI Ratna Sarumpaet, mengingatkan agar istilah kudeta yang digaung-gaungkan oleh Istana tidak lagi dipakai menamai aksi MKRI. Pasalnya, kudeta hanya bisa dilakukan oleh tentara.

 2. LATAR BELAKANG/GAMBARAN UMUM

    isu kudeta ini  muncul karena ada ketidakpuasan terhadap kinerja pemerintah yang dilakukan melalui demo dan keinginan untuk membentuk pemerintahan transisi sebagaimana dalam video MKRI.  Sehingga kita dapat menilai bahwa niat untuk melakukan kudeta ini benar adanya dimana terlihat dari beberapa akun jejaring sosial yang menamakan diri untuk menuntut SBY mundur. Dan dapat disimpulkan bahwa Isu kudeta itu memang benar adanya, namun seberapa kekuatannya itulah yang kita lihat pada hari demo di Bulan maret tersebut. Dan isu kudeta tidak dapat juga kita pandang sebelah mata karena kejadian 1997-1998 kudeta diawali oleh gerakan mahasiswa dan massa.

 3.KRONOLOGIS berkembangnya isu “KUDETA”

         Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia (MKRI) menggelar demonstrasi serentak di seluruh Indonesia senin 25 April 2013, rencana Kudeta diprakarsai MKRI (Majelis Kedaulatan Rakyat)  berakhir dengan aksi damai bagi-bagi sembako di depan kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta.
Berita ini semakin mengemuka ketika Presiden SBY menanggapi isu kudeta tersebut yang dikembangkan melalui informasi Intelijen. Tanggapan pertama presiden disampaikan pertama sekali saat akan melakukan kunjungan lawatan ke Mesir.Memang respon Presiden SBY ini ditanggapi beragam baik yang mengkritik maupun mendukung. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terlalu lebay atau sangat berlebihan  menanggapi isu penggulingan pemerintahan. Hal tersebut dapat mengakibatkan Masyarakat semakin apatis terhadap pemerintahan saat ini, apalagi di sejumlah daerah insiden kekerasan bersenjata oleh oknum aparat keamanan terhadap warga negara, semakin menjadi-jadi.
Bagi pihak yang mengkritik menilai respon Presiden SBY adalah respon yang berlebihan. Salah satunya sebagaimana di muat dalam berita satu bahwa Isu kudeta yang dilontarkan Presiden SBY selain menimbulkan kegaduhan politik, dianggap oleh Hendardi, Ketua SETARA Institute, sebagai tanda yang bersangkutan tidak lagi fokus mengurus negara. "Kegaduhan politik dan potensi instabilitas sesungguhnya dipantik oleh Presiden SBY sendiri yang sudah tidak lagi fokus mengurus negara," kata Hendardi, di Jakarta, Minggu (25/3). Demikian juga oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem), Masinton Pasaribu, Kamis (21/3). melalui media berita online "Kritikan dan aksi-aksi protes massa yang menggunakan spanduk dan poster-poster jelas bukan gerakan kudeta.
Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas mengharapkan, semua aspirasi bisa dikemukakan secara terbuka terlebih apabila disertai dengan dasar itikad baik dan solusi terhadap permasalahan bangsa.

"Partai Demokrat secara tegas menolak apabila isu demonstrasi diarahkan untuk penggulingan pemerintahan yang sah, isu kudeta melalui cara-cara yang tidak konstitusional karena menurut kami tidak ada alasan untuk melakukan itu," kata Ibas di kantornya Jalan Kramat VII Jakarta, Kamis (21/3).
Upaya yang di lakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ialah memanggil sejumlah jenderal, untuk mengantisipasi ancaman tersebut.

 4. SOLUSI OLEH TIM PENGKAJI MATERI

    Berkaitan dengan isu kudeta ini, bahwa kudeta bukanlah cara yang terbaik menyelesaikan permasalahan bangsa ini. Sejarah telah membuktikan bahwa kudeta membawa bangsa Indonesia kedalam masalah baru yang cukup rumit.
   Kita tidak menginginkan sebuah revolusi apalagi dengan menggunakan kekuatan fisik dan berdarah. Kejadian di negara timur tengah mengingatkan bahwa hukum karma sepertinya berlaku dimana revolusi berdarah akan terjadi berulang dan memakan korban. Kejadian di Mesir dan Libya mengingatkan kita bahwa Khadafi naik dengan peristiwa berdarah dan beliaupun turun dengan peristiwa berdarah. Begitu juga di negara kita telah membuktikan bahwa jatuhnya Presiden Soekarno dan Presiden Soeharto terjadi karena gerakan mahasiswa dan pemuda yang menyisakan cerita yang menyedihkan untuk semua kalangan. Bahkan semangat reformasi yang kita elu-elukan di akhir tahun 90-an menyisakan PR yang cukup besar dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat. Arah reformasi seakan membuat Negara kita semakin terpuruk.

solusi yang harus dilakukan:
   a.      Solusi moral
   b.      Adanya sikap keterbukaan dari pemerintahan di dalam kinerjanya
Read more