Selamat datang di Breaking News In Blog Ardyan
Showing posts with label Wisata. Show all posts

Ketegangan Sasuke dan Anak di Boruto Episode 20


Liputan6.com, Jakarta - Lama dinanti para penggemar, anime Boruto Episode 20 akhirnya memperlihatkan pertemuan antara Sarada dan Sasuke. Namun, apa yang ditampilkan jauh dari perkiraan dan malah menimbulkan ketegangan antara ayah dan anak itu.

Selain itu, Boruto episode 20 menyorot kemunculan Shin Uchiha yang menyerang Sasuke. Terdapat juga kemunculan kembali Naruto yang malah membuat kesal Boruto karena sang ayah meninggalkannya tiba-tiba sebelum ia memberikan bekal masakan ibunya, Hinata.

Mengetahui Naruto akan bertemu Sasuke, Sarada akhirnya mengikuti hingga tiba terlebih dahulu di kediaman ayahnya. Sayangnya, Sarada yang sudah meluapkan rasa harunya sebelum bertemu Sasuke, malah disambut oleh sebilah pedang yang dibawa ayahnya itu.

Emosi Sarada yang menggebu saat bertemu ayahnya, membangkitkan kekuatan Sharingan miliknya. Alhasil, Sarada dituduh sebagai pengikut Shin Uchiha oleh Sasuke. Pada akhirnya, pertemuan ayah anak setelah sekian lama ini, dipastikan bakal lebih menegangkan di episode selanjutnya.

Uniknya, karakter Kakashi muncul kembali di episode 20. Ia tampak menikmati statusnya sebagai mantan Hokage Keenam dengan menghabiskan waktu di pemandian air panas. Ada kemungkinan, Naruto akan menghubungi mantan gurunya ini terkait klan Uchiha.

Boruto episode 20 pun membawa penggemarnya ke tingkat ketegangan baru yang melibatkan hubungan ayah dan anak. Ditambah lagi, kehadiran karakter Shin Uchiha malah memperburuk keharmonisan keluarga Sasuke.

Dikutip dari liputan6.com
Tanggal 17-10-2017


Read more

Musik Keroncong di Alun-alun, Ngabuburit Berkelas ala Purbalingga




Pagelaran bertajuk ‘Ngadang Sore’, istilah warga Purbalingga untuk menanti waktu berbuka itu, menampilkan aksi utama dari grup Harmoni Kerontjong Muda (HKM). Mereka menghibur warga Purbalingga yang tengah bersantai di alun-alun bersama keluarga menunggu waktu berbuka.


"Kegiatan tahun ini merupakan yang kedua kalinya. Kami berharap bisa menyajikan alternatif hiburan berkelas bagi warga Purbalingga di bulan Ramadan ini," kata Ichang, leader HKM, Minggu, 28 Mei 2017.



HKM merupakan grup keroncong kontempoter yang tengah naik daun di Purbalingga. Kelompok yang berdiri pada 2015 itu memiliki 12 anggota, mulai dari vokalis dan pemain berbagai macam alat keroncong seperti cak, cuk, bas betot, flute, cello, gitar, biola dan keyboard.

"Kami berlatih secara swadaya disela aktivitas masing-masing anggota," ujar Ichang.


Meski tergolong baru, kelompok musik yang digawangi oleh anak-anak muda itu sudah membetot perhatian masyarakat Kota Knalpot. HKM didaulat untuk tampil pada peringatan HUT Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten, tahun lalu. Mereka juga menjadi wakil pada berbagai ajang festival keroncong dan pernah tampil di Taman Budaya Solo.



Salah satu penggemar musik keroncong, Setia Wijiastuti menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, jarang ada pertunjukan musik keroncong di Purbalingga, apalagi dikemas dalam kegiatan menanti buka puasa. 



"Ini unik sekali. Kebetulan saya juga menggemari keroncong. Musiknya nyaman di telinga dan membuat rileks," katanya.

(Gun ES/Purbalingga)
Read more

Ditemukan "Bak Mandi Tuhan" Berusia 7000 Tahun


SYDNEY – Tim peneliti dari University Adelaide di Australia menemukan sebuah danau yang dijulukinya sebagai “Bak Mandi Tuhan”. Air pada danau tersebut tidak pernah terjamahkan sedikit pun oleh berbagai aktivitas manusia ataupun perubahan iklim selama ini.

Danau ini memiliki kedalaman hingga 32 kaki atau sekira 10 meter. Tapi, uniknya dasar danau tersebut dapat terlihat dengan jelas dari atas permukaannya, seperti dikutip dari Softpedia, Rabu (5/6/2013).

“Ini seperti “Bak Mandi Tuhan” yang sangat indah. Karena tidak pernah tersentuh oleh apapun dan kemurnian airnya terjamin dari dulu hingga sekarang. Tak dapat diungkapkan dengan kata-kata, karena sangat indah,” ungkap salah seorang peneliti, Dr. Cameron Barr pada The Examiner.

Tim peneliti menduga danau ini terbentuk pada tujuh abad yang lalu. Dilihat dari kadar air danau, peneliti mengungkapkan bahan kimianya tidak pernah mengalami perubahan sedikit pun sejak awal terbantuk hingga saat ini.

“Kami menemukan bahwa danau yang terletak di sebuah pulau lepas pantai Queensland ini relative tidak tersentuh oleh perubahan iklim selama 7000 tahun terakhir. Tak hanya itu, kami juga bisa katakan danau ini sama sekali tidak terkena dampak apapun dari aktivitas manusia,” jelas Barr dalam sebuah pernyataan resminya di situs University of Adelaide.

Rupanya, danau yang dinamakan Danau Biru (Blue Lake) selama berabad-abad lamanya menjaga kemurnian airnya dengan cara melakukan pembaruan perairannya. Dengan demikian, “Bak Mandi Tuhan” ini akan mengalirkan airnya ke rawa-rawa setiap kali memperbarui kandungan airnya.

Tidak hanya keindahannya itu saja yang membuat peneliti terkesima, mereka juga mengklaim bahwa Danau Biru ini juga baik untuk menjadi tempat ‘berlindung’ bagi biota air tawar di wilayah tersebut. Terlebih dengan proses alamiahnya tersebut, danau ini diperkirakan tidak akan mengalami perubahan sedikitpun selama ratusan atau bahkan ribuan tahun mendatang.

Dikutip dari : okezone.com
Read more

Wisata Kota Hantu

Dahulu Kota Hantu, Sawahlunto Kini Tambang Wisata Sumatra Barat
 Senin , 3 Juni 2013 

SALAH satu kota di Indonesia yang dapat dicontoh transformasinya menjadi sebuah kota wisata yang cantik adalah Sawahlunto, Sumatra Barat. Dulunya, Sawahlunto mendapat julukan "Kota Hantu".

Kota Sawahlunto adalah salah satu kota di provinsi Sumatera Barat. Kota yang terletak 95 km sebelah timur laut Kota Padang ini dikelilingi oleh tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Solok, dan Kabupaten Sijunjung.

Sawahlunto dulunya terkenal sebagai kota pertambangan batu bara. Namun, saat industri pertambangan sudah habis, kota inipun nyaris mati.

Sawahlunto kini terkenal sebagai kota wisata tambang. Bekas-bekas industri pertambangan yang dulu menjadi urat nadi kota inipun dialihfungsikan menjadi objek wisata.

Objek wisata tambang yang dapat Anda lihat di Sawahlunto antara lain kereta pengangkut batu bara, Lubang Tambang Mbah Soero, Museum Goedang Ransoem, dan masih banyak lagi.

Sawahlunto juga mengembangkan akomodasi homestay dengan memberdayakan rumah-rumah penduduknya. Dengan ini, wisatawan yang datang dapat mempelajari budaya lokal dan terlibat hubungan emosional dengan penduduk Sawahlunto.

Sawahlunto juga membuktikan bahwa dengan pariwisata, tingkat kemiskinan dapat teratasi. Pada 2003, tingkat kemiskinan di Sawahlunto mencapai 17 persen, namun kini dapat ditekan hingga 2,4 persen.

Read more

Pantai Indonesia

Hebat, Keindahan Pantai Indonesia Kalahkan Hawaii

MEMBANGGAKAN, keindahan alam Indonesia kembali diakui dunia. Tiga dari 100 pantai terbaik di dunia ternyata dapat ditemukan di Indonesia!
 
Sudah menjadi rahasia umum jika pantai-pantai di Indonesia begitu memukau dunia. Selain pamandangannya yang indah, ombaknya yang sangat menantang untuk para peselancar, dan keindahan bawah lautnya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan Nusantara maupun mancanegara.
 
Dengan potensi yang dimiliki, tak heran jika tiga pantai di Indonesia termasuk ke dalam 100 pantai terbaik di dunia. Bahkan, salah satu dari ketiga pantai tersebut mengalahkan pesona keindahan pantai di Hawaii.

Di posisi ke-63 diduduki pantai-pantai indah yang dimiliki Pulau Derawan. Pesona Pulau Derawan memang tak perlu diragukan lagi. Akomodasi wisata yang cukup mudah ditemui membuat banyak wisatawan senang kembali ke tempat ini. Di sini, Anda dapat bertemu dengan penyu yang sedang menenggelamkan tubuhnya di pasir pantai yang bersih. Pulau Derawan juga dikenal sebagai rumah bagi pari manta, dan penyu hijau.

Pamor Bali di mata dunia memang tiada habisnya. Pantai Canggu Bali dipilih wisatawan dunia sebagai pantai terbaik ke-39 yang ada di dunia. Ini adalah pantai dengan gelombang yang sempurna bagi para peselancar. Kehidupan malam di Pantai Canggu memang tidak seheboh Pantai Kuta, namun pesonanya tetap menarik wisatawan untuk datang ke sana.

Satu lagi pantai di Indonesia yang menjadi pantai terbaik dunia, Pantai Nihiwatu di Sumba yang berada di posisi ke-17. Pantai ini begitu sempurna meski membutuhkan waktu tempuh cukup panjang untuk dapat mencapai lokasi. Namun, perjuangan Anda akan terbayarkan setelah melihat air laut yang jernih, pasir pantai yang bersih, dan suasana matahari terbenam yang menakjubkan. Jika air sedang surut, penduduk lokal akan menyusuri karang untuk menangkap gurita, kepiting, dan mengumpulkan rumput laut.

Indonesia tentu patut bangga terhadap ketiga pantai tersebut. Pantai Nihiwatu di Sumba bahkan berhasil mengalahkan keindahan panorama Hanalei Bay di Hawaii yang terkenal. Pantai Hawaii yang menyajikan pemandangan gunung sebagai latar belakangnya ini harus puas berada di posisi ke-27.

Tak hanya Indonesia, pantai di Malaysia juga masuk ke dalam kategori 100 pantai terbaik di dunia versi CNN. Pulau Perhentian Kecil di Malaysia dengan air laut yang biru banyak menjadi pilihan favorit wisatawan. Di sini Anda dapat bertemu dengan penyu dan hiu kecil.

Sementara itu, pantai terbaik di dunia ternyata diraih oleh Grande Anse Beach, La Digue Island, Seychelles. Sayangnya, letak pantai yang cukup terpencil membuat banyak orang melewatkan keindahannya. Padahal pantai ini menjadi salah satu pantai dengan gelombang terbaik bagi para peselancar.
Read more